Thursday, December 19, 2013

Arsitektur & Organisasi Komputer (1) - Pendahuluan

Dalam mempelajari ilmu komputer, saat mendeskripsikan tentang komputer, sering dibedakan antara arsitektur komputer dan organisasi komputer.

Arsitektur komputer mengacu pada atribut sistem yang terlihat oleh programmer, dengan kata lain, atribut tersebut berefek langsung pada eksekusi logika program.
Atribut-atribut tersebut misalnya set instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan tipe data tertentu (angka, karakter), memori register, mekanisme I/O dan teknik pengalamatan memori. Pembicaraan arsitektur komputer terfokus di sekitar CPU (Central Processing Unit) atau juga disebut sebagai processor.

Sedangkan pada organisasi komputer, atribut-atributnya meliputi detail perangkat keras yang transparan bagi programmer, seperti kontrol sinyal, antar muka komputer dengan dunia luar sekelilingnya, teknologi memori yang digunakan dan sebagainya. Pembahasan tentang organisasi komputer meliputi perangkat keras pada komputer, semisal antar muka USB, bus pada motherboard, RAM, disk dan lain-lain.

Sebagai contoh, adalah persoalan desain arsitektur apakah sebuah komputer memiliki instruksi perkalian atau tidak. Sedangkan persoalan organisasi komputer, apakah instruksi tersebut diimplementasikan dalam bentuk sebuah unit khusus untuk memproses perhitungan perkalian atau mekanisme perulangan dari unit penjumlahan untuk mengolah instruksi perkalian. Pengorganisasian salah satunya bisa dalam rangka antisipasi frekuensi dari penggunaan instruksi perkalian, kecepatan relatif dari 2 pendekatan tersebut serta ongkos ukuran fisik dari sebuah unit khusus perkalian.

Hingga saat ini, perbedaan antara arsitektur komputer dengan organisasi komputer menjadi sesuatu yang penting untuk dipahami. Banyak manufaktur komputer menawarkan berbagai model komputer, semua dengan arsitektur yang sama tapi organisasi yang berbeda. Sebagai contoh dahulu Intel Pentium 4 dengan teknologi RAM DDR dan bus netburst hingga teknologi terkini Intel core i7 dengan teknologi RAM DDR3 dan bus QPI (Quick Path Interconnection), semua itu berbicara tentang organisasi komputer, sedangkan arsitekturnya, baik Intel Pentium 4 maupun Intel Core i7 sama-sama menggunakan arsitektur x86. Akibatnya, model yang bervariasi tersebut, memiliki harga dan karakter performa yang berbeda. Atau bisa juga dikatakan, sebuah arsitektur komputer bisa saja bertahan hingga hitungan tahun atau bahkan dekade, akan tetapi organisasi komputer terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi.

Itulah sedikit pengenalan dan pengantar tentang arsitektur komputer dan organisasi komputer, harapannya bisa menjadi pijakan yang kokoh guna memahami lebih lanjut tentang kajian tersebut.

No comments:

Post a Comment